Oracle kini harus menyiapkan anggaran ekstra yang cukup besar setiap tahunnya untuk memenuhi komitmen pasokan listrik di proyek data center Wisconsin. Proyek ini dikembangkan bersama Vantage dan OpenAI dengan kapasitas hampir 1 GW, sehingga jaminan daya listrik menjadi elemen krusial.
Regulator setempat tidak mau mengurangi persyaratan jaminan sebesar $7 miliar yang harus disediakan Oracle. Keputusan ini membuat perusahaan teknologi tersebut harus menanggung biaya sekitar $100 juta tiap tahun untuk mem-backup janji tersebut.
Dalam konteks industri AI yang sedang berkembang pesat, situasi ini menunjukkan betapa rumitnya mengamankan infrastruktur energi untuk fasilitas berskala besar. Banyak proyek data center kini harus berhadapan dengan regulasi yang lebih ketat terkait keandalan pasokan listrik, terutama ketika melibatkan mitra seperti OpenAI yang membutuhkan daya komputasi tinggi.
Salah satu dampak yang bisa dirasakan adalah potensi penundaan jadwal pembangunan kampus data center tersebut. Ketika jaminan finansial harus dipenuhi secara penuh, alokasi anggaran perusahaan bisa bergeser dari pengembangan teknologi ke pemenuhan persyaratan regulator.
Selain itu, kasus ini juga mencerminkan tren yang lebih luas di mana pemerintah daerah mulai lebih hati-hati memberikan izin untuk proyek data center besar. Mereka khawatir dampaknya terhadap jaringan listrik lokal dan biaya yang harus ditanggung masyarakat jika terjadi kegagalan pasokan.
Oracle sendiri sedang gencar memperluas kapasitas cloud dan AI-nya, sehingga komitmen di Wisconsin menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang. Namun biaya tambahan tahunan ini bisa memengaruhi margin operasional jika tidak diantisipasi dengan baik.
Para pengamat industri menilai bahwa perusahaan teknologi besar perlu lebih proaktif dalam negosiasi dengan regulator sejak awal proyek. Pendekatan yang lebih kolaboratif bisa membantu mengurangi risiko biaya tak terduga seperti yang dialami Oracle saat ini.
Secara keseluruhan, perkembangan di Wisconsin ini menjadi pengingat bahwa pertumbuhan infrastruktur AI tidak hanya soal chip dan model, tapi juga soal energi dan regulasi yang mendukungnya.






